I love you
Just another WordPress.com weblogPengusaha Kroasia Komit mengimport dari INDONESIA
Para pengusaha Kroasia ternyata memiliki Komitmen yg Kuat untuk mengimport lebih banyak Komoditi eskspor Indonesia, sekalipun selama ini ekspor Indonesia ke Kroasia selalu lebih besa daripada Impor.Hal ini diketahui dlama pertemuan Khusus dutabesar Indonesia Mangasi Sihombing untuk Hongaria,Kroasia,Bosnia dan macedonia yg berkedudukan di Budapest dengan sejumlah pengusaha Kroasia dalam acara paparan potensi Indonesia dihadapan para pengusaha Kroasia dalam suatu pertemuan di Zagreb tgl 27 april yl.
Dubes RI,Menggambarkan Potensi-potensi eksport Indonesia dan juga investasi asing serta industri pariwisata Indonesia dengan berbagai aspek yg positif yg mendukungnya seperti situasi keamanan dan faktor yg kondusif lainnya sangat menguntungkan.
Presentasi yg diikuti tanya jawab para pengusaha Kroasia pada umumnya mengemukakan langsung komitmen mereka terhadap Indonesia.
Dr Zoran Kristov dari INA (Pertamina di Indonesia) yg merupakan perusahaan terbesar Kroasia dengan tegas menyatakan akan memperluas Komitmennya dengan perusahaan perminyakan lainnya disamping pertamina, Hal serupa juga ditegaskan oleh Mr Bojan Milkovic,presiden dan CEO dari perusahaan Crosco yg bergerak di bidang drilling dan well sevices.
Pertemuan Dubes RI, Mangasi Sihombing dengan para pengusaha ini merupakan hasil kerjasama KBRI Budapest dengan kamar dagang Eknomi Kroasia yang dengan sangat bijak menggaet perusahaan besar dan berpengaruh di Kroasia.
Konzum perusahaan Kedua terbesar kedua setelah INA, Berfokus pada dunia perdagangan dan terlibat impor bantyak jenis komoditi, seperti produk makanan,pakaian jadi,alas kaki,elektronik dan jenis produk lainnya.
Kini Konzum memiliki lebih 600 pusat-pusat perbelanjaan /departemen store yang tersebar diseluruh Kroasia dengan karyawan lebih dari 50.000 orang.
Komoditi yang ingin di import dari Indonesia antaralain garmen,alas kaki,furniture,produk kerajinan,bahan bangunan,homedecoration,glassware,produk makanan dan lainnya.
Mr Grgo Juric dari perusahaa invinitiv yg sebenarnya seorang dokter, telah beralih profesi menjadi pengusaha, mengemukakan niatnya untuk mengimport dari Indonesia balck pepper 100 ton/thn.”Kebutuhan kami yang banyak ragamnya secara resmi akan kami sampaikan ke KBRI Indonesia” demikian ungkapannya kepada Dubes Indonesia,Mangasi Sihombing, dengan harapan dapat diteruskan kepada Eksportir Indonesia.
Pengusaha muda,Nona Jelena Veraja dari perusahaan Euro Alfa juga serta merta minta dihubungkan dengan eksportir Indonesia untuk produk teh Aloviera,canned tuna fish, dan beberapa frozen fish lainnya, sekalipun Kroasia memproduksi berbagai macam ikan dari perairannya, namun karena negeri ini juga mengekspor ikan ke luar negeri, termasuk negara-negara asia, maka kebutuhan dalam negeri dan negara-negara tetangga harus dipenuhi dengan impor.
Perusahaan-perusahaan Kroasia juga telah dihimbau KBRI untuk memanfaatkan sejumlah kesempatan di Indonesia Seperti PPE pada bulan Oktober 2007 di jakarta, yang merupajkan ajang pertemuan bagi para pedagang dan Investor dan Pengusaha-pengusaha lain.
Ny Milena Margetic, seorang GM dari Jumbo Tours, perusahaan biro perjalananan terbesar di Kroasia melihat kesempatan besar untuk membawa Wisman asal Kroasia ke Indonesia, selain itu selama ini, Jumbo Tours aktif membawa Wisman Kroasia ke Thailand,Malaysia dan Negara-negara lain di kawasan asia.
Meskipun Pertemuan dengan para Pengusaha dan KBRI lebih dititik beratkan pada perdagangan,investasi dan pariwisata, Dr Zoran Kristov dari INA dalam Kapasitasnya, sebagai associate Professor pada petroleum Engineering Departemen Universitas Zagreb,juga menawarkan kerjasam dalam bidang pendidikan,hal mana menunjukkan perhatian tinggi terhadap Indonesia.
Dalam pertemuan khusus dengan Dubes RI
SBY Bijak
Keputusan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono utk menerima 5 orang perwakilan dari Korban Lapindo dari Ratusan Korban yang berdemo Ke Jakarta Kemarin malam 24 april, merupakan langkah yang sangat bijak dan terpuji.
Seyogianya para pendemo seharusnya berjumpa kepada team Penanggulangan Korban Lapindo yang telah di bentuk pemerintah.Kita memang prihatin terhadap Bencana Lapindo di Sidoarjo.
Hasil pertemuan yang kita saksikan via Media massa, cukup membuat kita salut kepada kebijakan Presiden kita ini
Banyaknya Politisi yang Gaptek
Kemajuan teknologi Informasi akhir-akhir ini mengalami kemajuan yang sangat cepat di seluruh dunia atau dapat di istilahkan dengan “Super speed Technologi”, dalam dunia telekomunikasi dan Komputerisasi telah merambah memasuki perilaku dan life style bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali,
Baru-baru ini di Negeri ini terjadi masalah yang cukup hangat dan menjadi pro dan Kontra di dalam media yang menjadi sorotan publik, yaitu tentang perlunya anggota dewan perwakilan rakyat atau politisi senayan untuk memiliki “Laptop” yang anggarannya mencapai 40 juta perlaptop.
Sebagian besar masyarakat banyak yang berkomentar miring tentang rencana ini, yang dinilai oleh berbagai lapisan yang menganggap para politisi kita tidak mempunyai “Sense of Crisis” apalagi disaat bangsa ini banyak didera berbagai bencana disegala tempat, yang menimbulkan makin terpuruknya perekonomian bangsa ini,
Disisi lain, memang sangat diperlukan perangkat informasi dan komunikasi seperti Komputerisasi dan laptop yang memungkinkan dpt mengefektifkan kinerja para anggota dewan dan para politisi agar pekerjaan berat mereka dapat terakomodasi,mengingat luasnya wilayah kerja para anggota dewan/Politisi dan kompleksnya permasalahan bangsa yang besar ini.
Akan tetapi dilemma lain yang di hadapi adalah terlalu banyaknya politisi kita yang masih gaptek alias gagap teknologi, yang biasanya untuk urusan email saja kadang tidak tahu cara membukanya dan harus menggunakan jasa sekretaris untuk urusan dunia iptek ini, kan ini merupakan hal yang konyol, sehingga pakar Media yang juga kader partai demokrat turut angkat bicara menentang pengadaan laptop utk anggota dewan, padahal untuk kedepan penggunaan blogging atau website dapat menjadi penentuan kesuksesan seseorang mencapai cita-citanya.
Barack Obama, Senator asal Illinois Amerika Serikat, mencapai sukses luar biasa menjadi calon kuat presiden Amerika Serikat dalam pengumpulan dana kampanye tak lepas dari fasilitas Blogging yang kuat.Juga Walikota salah satu kota Di Michigan Amerika Serikat, yang merupakan walikota termuda di dunia seorang pelajar SMA, meraih suksesnya juga melalui jasa Blogging.
Agar terwujud para Politisi yang cerdas dan tidak lagi disebut gaptek,Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat memprakarsai Communications workshop selama 2 hari di Jakarta bersama FNS (Friedrich Naumann Stiftung) dari Jerman yang berjudul “Blogging for democracy” pada tgl 24-25 April, yang bertujuan utk memberikan pengetahuan akan manfaat dari pentingnya para kader partai/politisi untuk menguasai dunia Blogging Sehingga dpt meraih sukses dalam segala bidang , dan diharapkan apa yang menjadi slogan Tukul arwana dalam program empat mata di trans 7 “kembali Kelaptop” dpt menjadi pembelajaran bagi para politisi untuk dpt mengikuti perkembangan Iptek sehingga tidak” Gaptek “tentunya.bisa saja Blogging dpt menjadi alat “Menebar Pesona”.
(Solon Sihombing).